.
Sekda Kapuas Panen Melon | Pertanian Kabupaten Kapuas

Sekda Kapuas Panen Melon

Salah satu komoditas yang dikembangkan di wilayah Kabupaten Kapuas adalah melon namun komoditas ini masih belum banyak dibudidayakan oleh petani lokal.  Menurut data statistik pertanian tahun 2020, luas tanam komoditas melon hanya 80 Ha dengan produksi 95 Kuintal.  Sampai saat ini, produksi melon masih belum banyak berkontribusi pada total produksi tanaman hortikultura.  Dilain pihak, peluang pasar komoditas ini cukup menjanjikan.

Adalah Ismadi, Ketua Kelompok Tani Suka Makmur Kelurahan Selat Dalam Kecamatan Selat, bersama anggota kelompoknya jeli menangkap peluang ini.  Di lahan seluas hampir 300 m2 beliau menanam sekitar 450 pohon melon, yang pada hari Kamis 16 September 2021 akhirnya dipanen bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Drs Septedy, M.Si dan Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Yaya, SP.  Turut mendampingi Kepala Bidang Hortikultura beserta jajarannya, Penyuluh Pertanian Lapangan setempat, produsen benih Bintang Asia dan Produsen Pupuk GLB.

Varietas melon yang ditanam Ismadi adalah varietas jumbo yang menunjukkan adaptasi yang baik pada lahan dataran rendah sehingga direkomendasikan untuk terus dikembangkan kedepannya.  Tanaman melon varietas ini dipanen setelah usia 60 hari dengan berat buah rata-rata 2,5 Kg.  Dari 450 pohon yang dipanen dihasilkan sekitar 22.5 Kuintal melon dengan harga jual bervariasi kisaran Rp. 8000 – 10.000 per kilogram.

Dalam sambutannya, Sekda Kapuas mengharapkan para petani dapat memanfaatkan lahan khususnya pekarangan untuk ditanami komoditas yang menguntungkan sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan rumah tangga dan kesejahteraan petani pada umumnya. Melalui kegiatan ini diharapkan pula pengembangan komoditas melon dapat diperluas sehingga dapat bersaing dengan komoditas hortikultura lainnya dan berkontribusi terhadap produksi buah total di Kabupaten Kapuas. (kas)