.
Tata Cara Pengisian Form SBS Hortikultura | Pertanian Kabupaten Kapuas

Petunjuk Pengisian Data SP Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim SBS

Statistik Pertanian Hortikultura Sayuran dan Buah-buahan Semusim (SBS)

Tanaman hortikultura  yang menghasilkan buah, sayuran, bahan obat nabati, florikultura, termasuk di dalamnya jamur, lumut, dan tanaman air yang berfungsi sebagai sayuran, bahan obat nabati, dan/atau bahan estetika. Jenis tanaman hortikultura Sayuran dan Buah Buahan semusim yang dikumpulkan datanya setiap bulannya.

Kategori Komoditas Tanaman yang termasuk Sayuran dan Buah-bauhaan Semusim (SBS)

  1. Tanaman Sayuran Semusim Tanaman.  Adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun, bunga, buah dan umbinya, yang berumur kurang dari satu tahun. Tidak dibedakan antara tanaman sayuran yang ditanam di daerah dataran tinggi dan dataran rendah, begitu juga yang ditanam di lahan sawah dan lahan bukan sawah.
    Terdiri atas :

    1. Tanaman Tanaman sayuran yang dipanen sekaligus, pada kelompok ini tanaman sehabis panen langsung  dibongkar/dicabut. Tanaman sayuran yang dipanen sekaligus terdiri dari bawang daun, bawang merah, bawang putih, kembang kol, kentang, kubis, petsai/sawi dan wortel.
    2. Tanaman sayuran yang dipanen berulang kali/lebih dari satu kali. Tanaman sayuran yang dipanen berulang kali/lebih dari satu kali terdiri dari bayam, buncis, cabai besar, cabai keriting, cabai rawit, jamur tiram, jamur merang, jamur lainnya, kacang panjang, kangkung, labu siam, mentimun, paprika, tomat dan terung,
  2. Tanaman Buah-buahan Semusim
    Tanaman Buah-buahan Semusim adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman berupa buah, berumur kurang dari satu tahun, dapat berbentuk rumpun, menjalar dan berbatang lunak. Tanaman buah-buahan semusim terdiri dari melon, semangka dan stroberi.

Tata Cara Pengisian Daftar Isian SPH-SBS

Satuan luas adalah hektar (ha), kecuali jamur (jamur tiram, jamur merang dan jamur lainnya) dalam satuan meter persegi (m ). Sedangkan satuan produksi dalam kuintal, dan rata-rata harga jual di petani per kilogram dalam satuan rupiah (Rp/Kg).

Daftar isian SPH-SBS disi dalam bilangan desimal dengan dua angka dibelakang koma kecuali rata-rata harga jual di petani. Pengisian setiap kolom Daftar SPH-SBS adalah sebagai berikut:

  1. Pengenalan Tempat
    Pada sudut kiri atas isikan nama provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan, sertacantumkan kode-kode pengenalan tempat yang sesuai. Pada sudut kanan atascantumkan nama bulan dan tahun laporan, untuk bulan Januari tuliskan 01 dan tahun2021 isikan 21.
  2.  Kolom (4): Luas Tanaman Akhir Bulan yang Lalu
    Pada kolom (4) isikan luas tanaman dari masing-masing sayuran dan buah-buahan semusim keadaan pada tanggal terakhir bulan yang lalu.
    Isian pada kolom (4) ini disalin dari isian kolom (9) untuk masing-masing jenis tanaman
    pada laporan bulan lalu.
  3. Kolom (5): Luas Panen Habis/Dibongkar
    Pada kolom (5) isikan besarnya luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim yang dipanen habis atau tanaman yang dipanen lebih dari sekali dan pada periode pelaporan dibongkar.
  4. Kolom (6): Luas Panen Belum Habis
    Pada kolom (6) isikan besarnya luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim yang biasanya dipanen lebih dari sekali dan selama periode pelaporan belum dibongkar.
  5. Kolom (7): Luas Rusak/Tidak Berhasil (Puso)
    Pada kolom (7) isikan luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim yang rusak/tidak berhasil (puso) selama bulan laporan.
  6. Kolom (8): Luas Penanaman Baru (Tambah Tanam)
    Pada kolom (8) isikan luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim yang baru ditanam selama bulan laporan.
  7. Kolom (9): Luas Tanaman Akhir Bulan Laporan
    Pada kolom (9) isikan luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim pada tanggal terakhir bulan laporan.
    Kolom (9) = kolom (4) – kolom (5) – kolom (7) + kolom (8)
  8. Kolom (10): Produksi Dipanen Habis/Dibongkar
    Pada kolom (10) isikan produksi dari tanaman sayuran dan buah-buahan semusim yang dipanen habis/dibongkar selama bulan laporan dengan satuan kuintal.
  9. Kolom (11): Produksi Belum Habis
    Pada kolom (11) isikan produksi dari tanaman sayuran dan buah-buahan semusim yang belum habis dipanen selama bulan laporan dengan satuan kuintal.
  10. Kolom (12): Rata-rata Harga Jual di Petani per Kilogram (Rupiah)
    Pada kolom (12) isikan rata-rata harga per kilogram dalam satuan rupiah di tingkat petani (farm gate price) yang berlaku di kecamatan tersebut selama bulan laporan untuk setiap jenis tanaman sayuran dan buah-buahan semusim.
  11. Kolom (13): Keterangan
    Pada kolom (13) isikan keterangan-keterangan penting dari keadaan tanaman sayuran dan buah-buahan semusim pada bulan laporan, misalnya penyebab kerusakan tanaman.

Konversi Jarak Tanam, Populasi dan Umur Panen Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim SBS

No. Tanaman Jarak Tanam (cm x cm) Populasi Tan / ha (x 1000) Umur Mulai Panen (Hari) Keterangan
1 Bawang Daun 20 × 25 200 75 1 x panen
2 Bawang Merah (10 – 20) × (10 -20) 250 – 700 50 – 100 1 x panen
3 Bawang Putih (10 – 20) × (10 – 20) 250 – 700 100 – 140 1 x panen
4 Kembang Kol 45 × 60 37 80 – 95 1 x panen
5 Kentang 30-40 × 70-80 32 – 50 85 – 110 1 x panen
6 Kubis 50 × 60 33 90 – 120 1 x panen
7 Sawi / Petsai 50 × 60 33 75 1 x panen
8 Wortel 20 × 30 167-250 85-110 1 x panen
9 Bayam 20 30 1 x panen
10 Buncis 40 × 35 60 55 > 1 x panen
11 Cabai Besar (50 – 60) × (50 – 70) 17 – 22 70 – 80 > 1 x panen
12 Cabai Keriting (50 – 60) × (50 – 70) 17 – 22 70 – 80 > 1 x panen
13 Cabai Rawit (50 – 60) × (50 – 70) 17 – 22 100-120 > 1 x panen
14 Jamur * 30 – 90 1 x panen
15 Kacang Panjang 30 × 60 56 50 > 1 x panen sampai umur ± 6 bulan
16 Kangkung 20 × 20 250 90 1 x panen
17 Labu Siam 100 × 200 5 70 – 90 > 1 x panen
18 Mentimun 40 × 60 40 32 > 1 x panen
19 Paprika 45-55 x 60-70 17 – 22 60 > 1 x panen sampai umur ± 6 bulan
20 Terung 60 × (70 – 80) 21 – 24 90 > 1 x panen
21 Tomat (40 – 50) × (50 – 60) 21 – 29 90 > 1 x panen
22 Melon 60 × 70 16 – 18 55 – 70 HST HST : Hari Setelah Tanam
23 Semangka 85 × 300 3 – 5 60 – 75 HST
24 Stroberi 80 × 100 40 – 50

Keterangan
*) : Untuk Jamur, 1 Ha = ± 75 Kubung
Sumber : Buku Pedoman Statistik Pertanian Hortikultura

RANGE PRODUKTIVITAS SBS

TANAMAN SPH-SBS RANGE PRODUKTIVITAS
MIN MAX
BM BAWANG MERAH 15 200 Kg/Hektar
BP BAWANG PUTIH 14.3 100 Kg/Hektar
BD BAWANG DAUN 15 300 Kg/Hektar
KT KENTANG 40 200 Kg/Hektar
KB KUBIS 40 200 Kg/Hektar
KK KEMBANG KOL 22.5 200 Kg/Hektar
SW PETSAI/SAWI 23 100 Kg/Hektar
WT WORTEL 30 100 Kg/Hektar
LB LOBAK 30 100 Kg/Hektar
KR KACANG MERAH 1.75 100 Kg/Hektar
KP KACANG PANJANG 15 200 Kg/Hektar
CB CABE BESAR 10 200 Kg/Hektar
CR CABE RAWIT 10 200 Kg/Hektar
JM JAMUR 60 1.5 Kg/M2
TM TOMAT 35 100 Kg/Hektar
TR TERUNG 30 100 Kg/Hektar
BC BUNCIS 17.5 100 Kg/Hektar
KM KETIMUN 20 100 Kg/Hektar
LS LABU SIAM 70 200 Kg/Hektar
KG KANGKUNG 20 200 Kg/Hektar
BY BAYAM 6 100 Kg/Hektar
ML MELON 38 100 Kg/Hektar
SM SEMANGKA 38 100 Kg/Hektar
BL BLEWAH 38 100 Kg/Hektar
PR PAPRIKA 48 200 Kg/Hektar
ST STROBERI 48 100 Kg/Hektar

2 Comments

  1. Widadi

    Mas eco produktifitas SBS itu dalam satuan kg/ha apa kwt/ha Contoh Bawang Merah Min 200 Max 15 kg/ha

    Reply
    1. Eko Yulyanto (Post author)

      Dikonversi ke Kuintal Pak. Terima kasih

      Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *